Database Anda Berjalan, Tapi Apakah Benar-Benar Terpantau dan Terkendali?
DJM membantu organisasi membuat operasional database lebih terstruktur, terdokumentasi, dan terkendali — melalui monitoring, managed support, dan solusi ClusterControl untuk lingkungan enterprise.
Digunakan untuk memastikan database production tetap terpantau, terdokumentasi, dan terkendali.


Masalah Database Sering Terlihat Saat Sudah Terlambat
Banyak organisasi baru menyadari adanya masalah database setelah aplikasi melambat, user terganggu, backup gagal, atau sistem mengalami downtime. Tanpa monitoring, alert, dan review berkala, risiko operasional sulit dikendalikan.
- Backup berjalan tetapi tidak pernah diverifikasi hasilnya
- Tidak ada alert sebelum gangguan terjadi
- Issue baru diketahui setelah berdampak ke user
- Tidak ada baseline kondisi sistem yang terdokumentasi
- Tidak ada DBA dedicated, respon bergantung pada engineer aplikasi
Tiga Pendekatan Sesuai Kondisi Database Anda
Pilih sesuai posisi Anda saat ini: ingin tahu kondisi awal, menjaga stabilitas operasional, atau menstandarkan operasional database enterprise.
Database Monitoring & Stability Setup
Monitoring, alert, baseline health check, quick fix, dan before-after summary dalam maksimal 5 hari kerja.
Pilih jika
Untuk memulai dan mengetahui kondisi database Anda.
Managed Monitoring & Support
Layanan bulanan untuk menjaga stabilitas database melalui monitoring review, preventive maintenance, incident support, dan monthly summary.
Pilih jika
Untuk menjaga stabilitas operasional database.
Database Reliability Suite — ClusterControl
Solusi enterprise berbasis ClusterControl dengan platform, operational support, advisory, training, health check, dan escalation support.
Pilih jika
Untuk sistem kritikal dan kebutuhan cluster.
Dari Blind Spot Menjadi Terkontrol dan Terdokumentasi
- Tidak ada dashboard monitoring
- Tidak ada alert proaktif
- Backup tidak diverifikasi
- Issue baru diketahui setelah berdampak
- Tidak ada baseline kondisi sistem
- Monitoring aktif dan terdokumentasi
- Alert proaktif sebelum gangguan
- Status backup tervalidasi & traceable
- Kondisi sistem terdokumentasi
- Runbook operasional dasar yang dapat ditelusuri
Mengapa DJM
DJM membangun pendekatan operasional yang terstruktur — bukan sekadar menyediakan tools. Tujuannya: kondisi database dapat dipahami oleh tim teknis maupun manajemen, dan tidak bergantung pada satu individu.


- Monitoring, review berkala, dan dokumentasi yang terstruktur
- Ringkasan kondisi sistem yang dapat dipahami manajemen
- Pendekatan berbasis sistem — tidak bergantung pada satu engineer
- Pendekatan yang tidak bergantung pada individu, tetapi pada sistem dan proses
- Jalur upgrade yang jelas: monitoring dasar → managed → enterprise cluster
- Official Severalnines Partner untuk solusi ClusterControl
Mulai dari Assessment dan Kontrol Database Anda
Dalam maksimal 5 hari kerja, Anda mendapatkan monitoring, alert, quick fix, dan ringkasan kondisi awal yang terdokumentasi.
